SURABAYA – Penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga kini masih belum dapat dipastikan. Tim investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Kementerian Perhubungan masih mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap penyebab insiden yang menelan korban jiwa tersebut.
Salah satu fokus utama penyelidikan adalah Voyage Data Recorder (VDR) atau "kotak hitam" kapal. Perangkat ini menyimpan berbagai data penting selama pelayaran, mulai dari komunikasi di anjungan kapal, posisi kapal, hingga berbagai parameter operasional yang dapat membantu penyidik merekonstruksi kronologi sebelum kebakaran terjadi.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan bahwa seluruh informasi terkait penyebab kebakaran berada di dalam perangkat tersebut. Oleh karena itu, proses investigasi akan difokuskan pada pengamanan dan analisis data VDR sebelum penyidik dapat menyimpulkan penyebab pasti insiden.
"Informasi penyebab kebakaran ada di dalam boks tersebut. Dari sanalah nanti akan diketahui bagaimana kronologi sebenarnya," ujar Soerjanto seperti dikutip detikJatim.
Selain VDR, tim investigasi juga akan memeriksa kondisi fisik kapal, sistem kelistrikan, ruang mesin, area geladak kendaraan (car deck), serta meminta keterangan dari nakhoda, awak kapal, operator kapal, dan sejumlah penumpang yang selamat. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan agar penyebab kebakaran dapat diketahui secara objektif berdasarkan bukti teknis.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan melakukan investigasi secara menyeluruh. Menurutnya, penyelidikan tidak hanya bertujuan mengungkap penyebab kebakaran, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan standar keselamatan pelayaran nasional agar kejadian serupa tidak terulang.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan juga menanggapi berbagai informasi yang berkembang, termasuk dugaan mengenai ketersediaan sekoci penyelamat di atas kapal. Wakil Menteri Perhubungan Suntana menegaskan bahwa seluruh aspek keselamatan akan diperiksa dalam proses investigasi, termasuk kelengkapan alat keselamatan dan hasil ramp check kapal sebelum berlayar. Ia meminta masyarakat menunggu hasil penyidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab insiden.
KM Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran saat melayani rute Surabaya–Makassar pada Minggu (2/8) pagi di perairan utara Sumenep, Madura. Kobaran api yang membesar memaksa ratusan penumpang mengenakan jaket pelampung, sementara sebagian lainnya terjun ke laut untuk menyelamatkan diri sebelum dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi bersama tim SAR gabungan.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan terhadap korban yang belum ditemukan. Basarnas bersama TNI AL, Polairud, Kementerian Perhubungan, serta berbagai unsur SAR lainnya tetap menyisir area perairan di sekitar lokasi kebakaran. Pemerintah juga memastikan seluruh korban selamat mendapatkan penanganan medis dan pendampingan, sementara investigasi akan terus berjalan hingga penyebab kebakaran dapat dipastikan secara resmi.
Sumber: DetikJatim