BYD Racco Resmi Meluncur, Mobil Listrik Mungil Dibanderol Rp200 Jutaan

 

Tokyo, BYD resmi meluncurkan mobil listrik mungil bernama Racco di pasar Jepang. Kehadiran model ini menjadi langkah penting karena untuk pertama kalinya produsen otomotif non-Jepang masuk ke segmen kei car, yang selama ini didominasi merek lokal seperti Suzuki, Daihatsu, Honda, dan Nissan.


BYD Racco dipasarkan mulai 2.145.000 yen atau setara sekitar Rp200 jutaan. Harga tersebut membuat mobil listrik ini bersaing langsung dengan sejumlah kei car listrik yang sudah lebih dulu beredar di Jepang.


Mobil ini hadir dalam tiga varian, yaitu Racco 200, Racco 300 Plus, dan Racco 300 Premium. Perbedaan utama ketiganya terletak pada kapasitas baterai, jarak tempuh, serta fitur yang ditawarkan. Varian tertinggi mampu menempuh jarak hingga sekitar 320 kilometer dalam sekali pengisian daya, sedangkan varian dasar memiliki jangkauan sekitar 210 kilometer.


Racco dibangun menggunakan platform khusus kendaraan listrik yang dirancang sesuai regulasi kei car Jepang. Mobil ini juga mengusung teknologi Software Defined Vehicle (SDV) sehingga perangkat lunaknya dapat diperbarui melalui sistem over-the-air (OTA). Selain itu, BYD membekali Racco dengan baterai Blade Battery berbasis lithium iron phosphate (LFP) yang dikenal memiliki tingkat keamanan dan daya tahan tinggi.


Untuk meningkatkan daya saing, BYD menawarkan garansi kendaraan hingga enam tahun, garansi baterai delapan tahun yang dapat diperpanjang menjadi sepuluh tahun, serta layanan bantuan darurat selama 24 jam. Perusahaan juga menyediakan skema pembiayaan khusus agar kendaraan listrik ini lebih mudah dijangkau konsumen.


Peluncuran BYD Racco menandai keseriusan pabrikan asal China tersebut dalam memperluas pasar kendaraan listrik di Jepang. Dengan harga yang kompetitif, teknologi modern, dan efisiensi tinggi, Racco diproyeksikan menjadi salah satu penantang baru di segmen mobil listrik mungil Negeri Sakura.


Sumber: detikOto

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler