Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi. Pelaku pasar akan mencermati pergerakan indeks sekaligus berbagai sentimen global dan domestik yang dapat memengaruhi minat investor.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup di level 6.365,30, turun 0,69% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Meski mengalami koreksi, pergerakan indeks masih menjadi perhatian karena pasar memiliki peluang kembali mengalami penguatan pada sesi perdagangan berikutnya.
Dari sisi teknikal, pergerakan IHSG menjadi salah satu indikator penting yang akan menentukan arah pasar dalam jangka pendek. Investor akan memperhatikan apakah indeks mampu bertahan di area support sekaligus menembus level resistance untuk membuka peluang penguatan lebih lanjut.
Selain faktor teknikal, sentimen dari pasar global juga berpotensi memengaruhi IHSG. Pergerakan bursa saham regional Asia, nilai tukar rupiah, harga komoditas, serta ekspektasi terhadap kebijakan moneter global menjadi sejumlah faktor yang dapat menentukan arah investasi di pasar saham Indonesia.
Pelaku pasar juga disarankan tetap mencermati perkembangan ekonomi dalam negeri. Kebijakan pemerintah, kondisi likuiditas, serta prospek pertumbuhan ekonomi dapat menjadi katalis bagi sejumlah sektor saham.
Meski peluang penguatan masih terbuka, investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas. Pergerakan pasar saham dapat berubah cepat apabila muncul sentimen baru, terutama dari perkembangan ekonomi global dan geopolitik.
Dengan kondisi tersebut, perdagangan IHSG hari ini diperkirakan masih akan berlangsung dinamis. Investor dapat mencermati level teknikal serta fundamental masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: CNN Indonesia