JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan tipis pada perdagangan Senin (12/10/2026). Harga emas tersebut mencapai Rp2.594.000 per gram, melanjutkan pergerakan harga logam mulia yang mendekati level Rp2,6 juta per gram.
Kenaikan harga emas Antam menjadi perhatian masyarakat, terutama investor yang menjadikan logam mulia sebagai salah satu instrumen untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Perubahan harga emas dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga kondisi ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik.
Di tengah dinamika pasar, emas masih menjadi salah satu pilihan investasi bagi masyarakat yang ingin melakukan diversifikasi aset. Meski demikian, harga emas tidak selalu bergerak naik karena tetap berpotensi mengalami koreksi mengikuti perkembangan pasar.
Masyarakat yang ingin membeli emas batangan disarankan memperhatikan harga jual dan harga pembelian kembali (buyback). Selisih antara kedua harga tersebut perlu diperhitungkan untuk mengetahui potensi keuntungan ketika emas dijual kembali.
Selain itu, investor sebaiknya menyesuaikan pembelian emas dengan tujuan keuangan dan jangka waktu investasi. Untuk kebutuhan jangka panjang, pembelian secara bertahap dapat menjadi salah satu strategi untuk mengurangi risiko membeli seluruh emas pada saat harga sedang tinggi.
Kenaikan harga Antam pada Senin ini menunjukkan bahwa harga logam mulia masih bergerak dinamis. Karena itu, masyarakat perlu memantau perkembangan harga secara berkala sebelum mengambil keputusan membeli maupun menjual emas.
Sumber: CNN Indonesia,
Tags
Ekonomi
