Jakarta – Pemerintah membantah anggapan bahwa antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menegaskan stok BBM nasional dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Antrean Bukan karena Stok Menipis
Yuliot menjelaskan antrean yang terjadi di beberapa SPBU lebih disebabkan oleh meningkatnya permintaan pada waktu tertentu serta adanya proses distribusi di sejumlah wilayah, bukan karena pasokan BBM mengalami kelangkaan.
Ia memastikan pemerintah bersama Pertamina terus memantau distribusi agar pasokan energi tetap tersedia dan dapat menjangkau seluruh daerah.
Pemerintah Pastikan Pasokan Aman
Kementerian ESDM menegaskan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Pemerintah menjamin stok BBM nasional berada pada level yang aman dan distribusi terus berjalan sesuai kebutuhan.
Masyarakat juga diminta tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berlangsung lebih merata dan tidak memicu antrean yang tidak perlu.
Distribusi Terus Dipantau
Pemerintah menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM di seluruh Indonesia. Apabila ditemukan kendala di lapangan, langkah penanganan akan segera dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Masyarakat Diimbau Tetap Tenang
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi mengenai kelangkaan BBM. Dengan pasokan yang dipastikan aman, masyarakat diminta tetap tenang dan menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari.
Sumber: CNN Indonesia