Jakarta – Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti secara langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026. Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusiasme masyarakat diperkirakan sangat tinggi sehingga proses pendaftaran sering disebut sebagai "war tiket" karena kuota undangan biasanya habis dalam waktu singkat.
Bagi masyarakat yang ingin hadir, pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi yang ditunjuk pemerintah. Calon peserta diwajibkan mengisi data diri secara lengkap dan benar, meliputi identitas kependudukan, alamat email aktif, nomor telepon, serta mengunggah pasfoto sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Seluruh data tersebut akan diverifikasi oleh panitia sebelum undangan diberikan kepada peserta yang dinyatakan lolos.
Selain melengkapi persyaratan administrasi, masyarakat juga diminta memantau jadwal pembukaan pendaftaran melalui kanal resmi pemerintah. Mengingat tingginya jumlah peminat, calon peserta disarankan menyiapkan seluruh dokumen terlebih dahulu dan menggunakan koneksi internet yang stabil agar proses pendaftaran dapat dilakukan secepat mungkin saat portal dibuka.
Peserta yang berhasil lolos verifikasi nantinya akan menerima pemberitahuan resmi beserta informasi mengenai jadwal, lokasi, serta tata tertib mengikuti upacara. Seluruh peserta wajib membawa identitas asli, mematuhi aturan berpakaian, serta mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan sebelum memasuki kawasan Istana Merdeka. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak yang menawarkan tiket berbayar karena seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui mekanisme resmi dan tidak dipungut biaya.
Upacara Kemerdekaan di Istana Merdeka merupakan salah satu momen paling dinantikan setiap tahunnya. Selain menyaksikan langsung prosesi pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), peserta juga dapat merasakan suasana peringatan hari kemerdekaan bersama para pejabat negara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Karena itu, masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi agar tidak melewatkan kesempatan memperoleh undangan mengikuti upacara bersejarah tersebut.
Sumber: CNN Indonesia