Jakarta – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengakui melakukan sejumlah kesalahan saat tampil di Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8). Meski demikian, Veda mampu bangkit dan mengakhiri balapan di posisi kesembilan.
Hasil tersebut cukup positif mengingat Veda harus memulai balapan dari posisi ke-15. Ia sempat mengalami kesulitan untuk mempertahankan posisi di tengah persaingan ketat para pembalap Moto3. Namun, pembalap Honda Team Asia itu perlahan memperbaiki posisinya sepanjang balapan.
Veda mengakui kesalahan yang terjadi membuat perjuangannya di Silverstone menjadi lebih berat. Sebelumnya, ia juga mengakui melakukan kesalahan saat sesi kualifikasi yang membuatnya gagal mendapatkan posisi start yang lebih baik. Kondisi tersebut memaksanya bekerja ekstra keras sejak awal balapan.
Meski memulai dari posisi ke-15, Veda mampu tampil kompetitif. Ia sempat merangsek ke posisi ketujuh sebelum kembali turun ke urutan ke-13 ketika balapan menyisakan tujuh lap. Veda kemudian terus berusaha mengejar rombongan di depannya hingga akhirnya finis di posisi kesembilan.
Finis kesembilan membuat Veda berhasil memperbaiki posisi start sebanyak enam tingkat. Hasil tersebut juga menunjukkan kemampuannya dalam melakukan recovery setelah menghadapi akhir pekan yang kurang ideal sejak sesi kualifikasi.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, turut memberikan apresiasi terhadap penampilan Veda. Menurutnya, Veda menunjukkan perjuangan yang baik selama balapan dan mampu memberikan respons positif setelah menghadapi kendala pada sesi sebelumnya.
Hasil di Silverstone menjadi tambahan penting bagi Veda dalam persaingan klasemen Moto3 2026. Sebelum balapan Inggris, pembalap asal Indonesia tersebut berada di posisi keenam klasemen dengan 90 poin.
Dengan masih panjangnya musim Moto3 2026, Veda memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil pada seri berikutnya. Evaluasi terhadap kesalahan di kualifikasi dan balapan Inggris diharapkan dapat menjadi bekal agar ia mampu tampil lebih konsisten dan kembali bersaing di barisan depan.
Sumber: CNN Indonesia