BANYUWANGI – Warga Dusun Tapaklembu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, digemparkan oleh kasus kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut. Seorang pria bernama Supriadi (31) diduga menusuk istri sirinya, Yuni Kosayah (25), hingga meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026).
Menurut keterangan polisi, kejadian bermula dari cekcok antara Supriadi dan Yuni di dalam kamar sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah pertengkaran tersebut, keduanya kemudian tidur. Namun, sekitar pukul 06.00 WIB, Supriadi terbangun dan diduga menusukkan pisau dapur ke tubuh Yuni yang masih dalam kondisi tidur.
Polisi menyebut pisau yang diduga digunakan dalam aksi tersebut telah disiapkan oleh pelaku. Akibat penusukan, Yuni mengalami luka parah pada bagian perut sebelah kiri dan mengalami pendarahan hebat.
Yang membuat kasus ini semakin mengejutkan, setelah melakukan penusukan, Supriadi tidak langsung melarikan diri. Ia justru meminta bantuan keluarga untuk membawa korban mendapatkan pertolongan medis. Seorang bidan sempat datang ke lokasi dan memberikan penanganan awal sebelum menyarankan agar korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Yuni kemudian dievakuasi ke puskesmas dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit. Supriadi bahkan ikut mendampingi proses evakuasi korban. Namun, kondisi Yuni terus memburuk akibat luka yang dideritanya. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 08.40 WIB, atau sekitar dua jam setelah penusukan terjadi.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan pisau dapur yang diduga menjadi barang bukti utama. Supriadi juga telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif serta rangkaian kejadian secara lebih lengkap.
Sebelumnya, warga sekitar mengaku pasangan tersebut memang kerap terlibat pertengkaran. Bahkan, cekcok disebut telah terjadi sejak malam sebelum penusukan. Namun, warga tidak menyangka pertengkaran tersebut akan berakhir dengan kematian.
Polisi masih mendalami seluruh keterangan saksi dan barang bukti untuk memastikan kronologi serta motif pembunuhan. Kasus ini kini ditangani Polresta Banyuwangi sebagai perkara serius yang diduga berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga.
Sumber: DetikJatim