4 Korban KM Virgo Asal Jatim Teridentifikasi


SURABAYA — Proses identifikasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 terus dilakukan. Terbaru, lima jenazah kembali berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan. Dari lima korban tersebut, empat di antaranya merupakan warga Jawa Timur.

Empat korban asal Jatim yang berhasil teridentifikasi yakni Mahmud Suhadi (43) asal Jember, Taruno Hidayat (47) asal Madiun, Ibnu Darmawan (24) asal Kediri, dan Purkam (64) asal Tulungagung. Sementara satu korban lainnya, Dwi Priyambodo (36), diketahui berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.

Identifikasi tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam proses pencarian dan penanganan korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembu, Laut Jawa.

25 Jenazah Telah Teridentifikasi

Dengan tambahan lima korban tersebut, jumlah jenazah yang telah berhasil diidentifikasi menjadi 25 orang. Tim DVI sebelumnya telah menerima puluhan kantung jenazah yang ditemukan dalam proses pencarian korban.

Dalam laporan terbaru, sebanyak 45 kantung jenazah telah diterima Tim DVI Polda Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, 25 jenazah sudah berhasil diketahui identitasnya, sementara jenazah lainnya masih menjalani proses pemeriksaan dan identifikasi.

Proses identifikasi dilakukan secara bertahap dengan mencocokkan berbagai data korban. Tim DVI juga terus berkoordinasi dengan keluarga untuk memperoleh data yang diperlukan dalam proses identifikasi.

Tim DVI Masih Bekerja

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen dr Sumy Hastry Purwanti mengatakan tim DVI masih terus melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang belum teridentifikasi.

Tim berharap proses pencocokan data dapat berjalan lancar sehingga identitas seluruh korban yang telah ditemukan bisa segera diketahui dan jenazah dapat diserahkan kepada keluarga masing-masing.

"Semoga kami bisa terus mendapatkan hasil maksimal, dan bisa teridentifikasi semua. Kami mohon doa dan jenazah yang lain bisa segera ditemukan," ujar Hastry.

Sebelumnya, proses identifikasi dilakukan dengan memanfaatkan data ante mortem dari keluarga dan data post mortem dari jenazah. Pemeriksaan dapat mencakup sidik jari, rekam medis, gigi, properti korban hingga pemeriksaan DNA apabila diperlukan.

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 pun masih terus berlanjut. Tim SAR gabungan bersama petugas terkait masih melakukan upaya untuk menemukan korban yang belum ditemukan.

Bagi keluarga korban, proses identifikasi menjadi bagian penting untuk mendapatkan kepastian mengenai anggota keluarga mereka yang masih dalam pencarian.

Sumber: detikJatim

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler