JAKARTA — Aksi demonstrasi besar-besaran buruh digelar di Jakarta pada Kamis (24/9/2026). Sebanyak hampir 50 ribu buruh disebut akan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait RUU Perlindungan Ketenagakerjaan.
Aksi tersebut digelar oleh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI). Massa dijadwalkan mulai berkumpul di kawasan Semanggi sekitar pukul 10.00 WIB sebelum bergerak menuju kawasan UOB, sebelum Grand Indonesia.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan titik awal aksi berada di Semanggi. Ia juga meluruskan informasi yang menyebut massa akan berkumpul di Bundaran HI.
Untuk mengantisipasi kepadatan akibat aksi tersebut, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 10.00 WIB hingga aksi selesai. Pengaturan arus kendaraan akan dilakukan secara situasional dengan melihat kondisi di lapangan.
Pengendara yang hendak melintas di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Monas, serta sekitar Gedung DPR/MPR diimbau mengantisipasi potensi kemacetan dan menyesuaikan waktu perjalanan.
Bagi pengendara yang menuju kawasan Slipi atau Tomang dari Simpang Semanggi, salah satu jalur alternatif yang dapat digunakan adalah melalui Jalan Sudirman, Jalan Benhil, Jalan Pejompongan, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman.
Sementara dari kawasan Jalan Gatot Subroto, pengendara dapat menggunakan Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, dan selanjutnya menuju Jalan Letjen S. Parman.
Untuk masyarakat yang menuju kawasan Monas dari Jakarta Barat, rute alternatif yang disiapkan yakni melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Suryopranoto, TL Harmoni, kemudian menuju Monas.
Dari Jakarta Selatan, pengendara dapat melewati Jalan Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, dan selanjutnya menuju Monas. Sedangkan dari Jakarta Timur, jalur alternatif yang dapat digunakan adalah Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, lalu menuju Monas.
Rekayasa tersebut diberlakukan untuk mengurangi dampak kepadatan lalu lintas selama berlangsungnya aksi. Pengendara juga diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sumber: detikOto