Rektor UINSA Muzakki Resmi Mundur

 


SURABAYA — Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Prof. Akhmad Muzakki, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut dilakukan pada 22 September 2026 pukul 22.00 WIB dan telah dikonfirmasi oleh salah satu Guru Besar UINSA, Prof. Dr. H. Imam Ghazali.

Menurut Imam, keputusan Muzakki untuk melepas jabatan rektor tidak terlepas dari berbagai tekanan yang muncul, baik dari lingkungan Kementerian Agama maupun internal kampus. Sebelumnya, polemik kepemimpinan UINSA memang menjadi perhatian setelah mahasiswa dan sejumlah civitas akademika menyampaikan tuntutan agar Muzakki turun dari jabatannya.

Gelombang aksi mahasiswa berlangsung selama beberapa hari. Mahasiswa bahkan melakukan penyegelan kampus sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan UINSA. Salah satu tuntutan utama mereka adalah pergantian rektor, selain sejumlah tuntutan lain terkait tata kelola kampus, sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT), transparansi, hingga kebijakan jam malam.

Kabar pengunduran diri Muzakki sebelumnya sempat mendapat respons dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UINSA. Mahasiswa meminta adanya bukti resmi secara tertulis karena informasi mengenai pengunduran diri saat itu baru disampaikan secara lisan. Mereka menegaskan aksi akan terus dilakukan hingga terdapat dokumen resmi yang memastikan status Muzakki.

Perkembangan selanjutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi memberhentikan Muzakki dari jabatan Rektor UINSA melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 060729/MA.KP.07/09/2026. KMA tersebut diterbitkan pada 23 September 2026 setelah surat pengunduran diri Muzakki diterima Kementerian Agama.

Untuk sementara, Menteri Agama menunjuk Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Amien Suyitno sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UINSA. Ia akan menjalankan tugas hingga rektor baru ditetapkan dan dilantik.

Dengan demikian, polemik mengenai posisi Rektor UINSA yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir memasuki babak baru. Meski Muzakki telah mundur dan diberhentikan secara resmi, mahasiswa UINSA masih melanjutkan aksi karena menilai terdapat sejumlah tuntutan lain yang belum selesai.

Sumber: detikJatim

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler