JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong generasi muda agar lebih mengenal dunia industri dan berbagai peluang yang tersedia di dalamnya. Upaya tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan Industrial Festival 2026, yang dikemas dengan pendekatan kreatif dan interaktif.
Industrial Festival 2026 mengusung tema "Start Your Journey". Kegiatan ini dirancang menjadi ruang edukasi, kolaborasi, sekaligus eksplorasi bagi anak muda yang ingin mengetahui lebih jauh perkembangan sektor industri nasional.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar acara seremonial. Industrial Festival menjadi wadah bagi generasi muda untuk melihat secara langsung berbagai peluang dan perubahan yang sedang berlangsung di sektor industri.
Menurutnya, industri nasional saat ini terus berkembang menjadi sektor yang semakin inovatif, berbasis teknologi, serta memperhatikan aspek keberlanjutan. Karena itu, anak muda dinilai perlu mengambil bagian dalam proses transformasi tersebut.
Anak Muda Didorong Jadi Pelaku Industri
Kemenperin ingin generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan inovasi untuk kebutuhan industri masa depan.
Hal tersebut menjadi penting karena sektor manufaktur menghadapi perubahan teknologi dan tantangan keberlanjutan yang semakin cepat. Kondisi itu membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Melalui Industrial Festival, Kemenperin juga berupaya memperkenalkan bahwa sektor manufaktur memiliki beragam pilihan karier. Peluang tersebut tidak hanya terbatas pada pekerjaan di pabrik, tetapi juga mencakup bidang teknologi, inovasi, kewirausahaan, hingga berbagai profesi pendukung industri.
Beragam Kegiatan untuk Generasi Muda
Industrial Festival 2026 akan menghadirkan sejumlah kegiatan yang dirancang agar anak muda dapat berinteraksi secara langsung dengan pelaku industri.
Beberapa agenda yang disiapkan antara lain inspiring talkshow, community engagement, coaching clinic, layanan publik di lokasi acara, career and networking corner, serta kompetisi pembuatan konten.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempertemukan generasi muda dengan pemerintah, dunia industri, komunitas, akademisi, dan media. Dengan begitu, informasi mengenai perkembangan industri dapat disampaikan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan anak muda.
Kemenperin juga menyiapkan layanan publik secara langsung di lokasi kegiatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan dan informasi sektor industri kepada masyarakat.
Kolaborasi dengan Agenda Nasional
Industrial Festival 2026 juga akan berkolaborasi dengan sejumlah agenda nasional. Salah satunya adalah Halal Indo 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24-27 September 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Dalam kolaborasi tersebut, sejumlah isu mengenai industri halal akan menjadi perhatian, termasuk pengembangan bisnis halal berbasis teknologi dan penguatan industri berkelanjutan dengan pendekatan ESG syariah.
Selain itu, Industrial Festival juga akan berkolaborasi dengan peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Surabaya. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem batik sebagai bagian dari industri kreatif nasional sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
Kemenperin berharap pendekatan yang lebih kreatif, inklusif, dan interaktif dapat meningkatkan ketertarikan anak muda terhadap sektor industri. Dengan semakin banyak generasi muda yang mengenal peluang industri sejak dini, mereka diharapkan dapat mengambil peran sebagai tenaga profesional, inovator, maupun wirausaha di masa mendatang.
Sumber: detikFinance