JAKARTA – Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia, yakni Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri, dan Rizky Ridho, turut buka suara mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah terjadi di Indonesia. Perhatian para pemain tersebut menambah sorotan publik terhadap persoalan kebakaran dan kabut asap yang berdampak pada lingkungan serta kehidupan masyarakat.
Karhutla menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya merusak kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan warga, aktivitas sehari-hari, hingga transportasi. Kabut asap yang muncul akibat kebakaran berpotensi menurunkan kualitas udara dan mengurangi jarak pandang.
Situasi tersebut juga menjadi tantangan bagi pemerintah dan petugas di lapangan. Berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan pemadaman, menangani titik api, serta mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat pada Selasa (13/10/2026) menyatakan berbagai pihak terus bekerja untuk memadamkan api. Upaya penanganan melibatkan pemerintah daerah, BNPB, Manggala Agni, kementerian terkait, TNI, Polri, serta masyarakat.
Pemerintah juga menaruh perhatian pada dugaan pembakaran lahan secara sengaja. Penegakan hukum dilakukan terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab, sementara sejumlah perusahaan pemegang konsesi menjalani proses pemeriksaan dan verifikasi terkait kebakaran di wilayah mereka.
Keterlibatan figur publik, termasuk atlet sepak bola, dapat membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap persoalan lingkungan. Pesan dan kepedulian dari tokoh olahraga juga berpotensi menjangkau kalangan penggemar yang lebih luas.
Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah dan aparat hingga perusahaan serta masyarakat. Pencegahan pembakaran lahan, pelaporan titik api, dan kepatuhan terhadap aturan lingkungan menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kebakaran berulang.
Sumber: CNN Indonesia
