JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan program Beasiswa Jakarta Unggul atau LPDP Jakarta yang terbuka bagi penyandang disabilitas. Program ini memberikan kesempatan bagi warga Jakarta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) maupun doktor (S3), termasuk di perguruan tinggi luar negeri.
Dikutip dari detikEdu, Senin (12/10/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa program beasiswa tersebut direncanakan mulai membuka pendaftaran pada September 2027. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar dengan target awal sebanyak 50 penerima beasiswa. <Cite refs={["turn140053search0","turn140053search4"]}/>
Pramono menegaskan bahwa kesempatan pendidikan tinggi perlu terbuka bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Pemerintah daerah ingin memastikan calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi disabilitas lainnya tetap memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sesuai kemampuan dan cita-citanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memberikan fasilitas bagi penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri melalui program tersebut.
Syarat Beasiswa LPDP Jakarta
Berdasarkan informasi yang disampaikan, calon pendaftar harus merupakan penduduk DKI Jakarta dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai warga Jakarta, serta berdomisili di wilayah tersebut.
Untuk pelamar program magister (S2), persyaratan akademik meliputi:
Telah lulus pendidikan diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
Memiliki IPK minimal 3,00 pada skala 4,00.
Belum pernah menempuh atau menyelesaikan pendidikan magister (S2).
Sementara itu, untuk program doktor (S3), calon pendaftar harus memenuhi persyaratan berikut:
Merupakan penduduk DKI Jakarta dan berdomisili di wilayah tersebut.
Telah lulus pendidikan magister (S2).
Memiliki IPK minimal 3,25 pada skala 4,00.
Belum pernah menempuh atau menyelesaikan pendidikan doktor (S3).
Memiliki profesi atau pengalaman kerja yang sesuai dengan program studi yang akan diambil.
Rincian persyaratan khusus bagi penyandang disabilitas, termasuk dokumen pendukung dan fasilitas yang dapat diperoleh, perlu diperiksa kembali ketika panduan resmi pendaftaran diterbitkan. <Cite refs={["turn140053search0","turn140053search4"]}/>
Biaya Kuliah hingga Biaya Pendamping Disabilitas
Beasiswa LPDP Jakarta direncanakan mencakup bantuan biaya pendidikan dan berbagai kebutuhan selama masa studi. Komponen bantuan yang disebutkan meliputi biaya hidup, tunjangan buku, transportasi, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, serta biaya keadaan darurat.
Program ini juga mencantumkan dukungan yang berkaitan dengan kebutuhan penyandang disabilitas, seperti biaya pendamping dan bantuan disabilitas. Selain itu, terdapat komponen bantuan penelitian untuk tesis atau disertasi, seminar maupun konferensi internasional, serta publikasi jurnal internasional.
Besaran dan ketentuan setiap komponen bantuan akan mengikuti aturan program yang ditetapkan pemerintah daerah. <Cite refs={["turn140053search0","turn140053search4"]}/>
Pendaftaran Direncanakan September 2027
Masyarakat yang berminat perlu memperhatikan jadwal pembukaan pendaftaran. Berdasarkan pemberitaan detikEdu, pendaftaran LPDP Jakarta direncanakan dimulai pada September 2027, sehingga program ini belum dibuka untuk pendaftaran pada Oktober 2026.
Calon peserta dapat mulai menyiapkan dokumen kependudukan, ijazah, transkrip nilai, serta rencana studi. Informasi mengenai perguruan tinggi tujuan, dokumen khusus disabilitas, tahapan seleksi, dan tata cara pengajuan perlu dipastikan melalui pengumuman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat pendaftaran dibuka.
Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga Jakarta, termasuk penyandang disabilitas, agar mereka dapat mengembangkan kompetensi dan meraih kesempatan akademik yang lebih luas.
Sumber: detikEdu
