NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kini memiliki perguruan tinggi pertama dengan hadirnya Universitas Gunadarma IKN. Kampus tersebut memulai kegiatan akademik dengan menerima 48 mahasiswa angkatan pertama yang tersebar di delapan program studi.
Dikutip dari detikEdu, Selasa (13/10/2026), para mahasiswa tersebut mengikuti kuliah umum di Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN pada Senin (28/9/2026). Kehadiran kampus ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan ibu kota baru.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut kehadiran mahasiswa angkatan pertama tersebut. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi akan melengkapi fasilitas pendidikan di Nusantara, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.
Basuki berharap kehadiran Universitas Gunadarma dapat mendukung perkembangan IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kawasan pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi.
Delapan Jurusan di Universitas Gunadarma IKN
Pada angkatan pertama, Universitas Gunadarma IKN membuka delapan program studi yang mencakup bidang teknik, teknologi informasi, ekonomi, sosial, dan desain bangunan.
Berikut daftar jurusannya:
- Teknik Sipil, mempelajari perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan infrastruktur.
- Sistem Informasi, berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan organisasi dan bisnis.
- Manajemen, mempelajari pengelolaan organisasi, sumber daya, dan strategi bisnis.
- Akuntansi, berfokus pada pencatatan, pelaporan, dan analisis keuangan.
- Psikologi, mempelajari perilaku dan proses mental manusia.
- Arsitektur, mempelajari perancangan bangunan serta lingkungan binaan.
- Ilmu Komunikasi, mempelajari komunikasi, media, dan penyampaian informasi.
- Informatika, berfokus pada komputasi, pemrograman, dan pengembangan teknologi digital.
Dari delapan program studi tersebut, Teknik Sipil menjadi salah satu pilihan mahasiswa yang berasal dari masyarakat lokal. Salah satunya adalah Muhammad Latif, mahasiswa asal Penajam Paser Utara yang menerima beasiswa Universitas Gunadarma.
Latif berharap dapat meraih prestasi akademik sekaligus menjadi inovator muda yang memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia, terutama di kawasan IKN.
Ada Beasiswa untuk Mahasiswa Lokal
Dalam angkatan pertama ini, terdapat lima mahasiswa dari masyarakat lokal yang menerima beasiswa Universitas Gunadarma. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di sekitar kawasan Nusantara.
Kehadiran mahasiswa lokal diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat setempat untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa harus selalu meninggalkan daerah asalnya.
Berencana Membuka Program Kedokteran
Pengembangan Universitas Gunadarma IKN juga melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Otorita IKN. Ketiga pihak berkolaborasi untuk membangun ekosistem pendidikan, kesehatan, penelitian, dan inovasi.
Salah satu rencana yang tengah diupayakan adalah pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kedokteran Universitas Gunadarma di IKN dengan pendampingan FKUI. Pengembangan tersebut juga akan mencakup konsep One Health, yaitu pendekatan yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Rektor Universitas Gunadarma, E.S. Margianti, menyatakan bahwa pengembangan kampus akan dilakukan secara bertahap. Fasilitas yang tersedia diharapkan terus berkembang sehingga kualitas pendidikan dan akreditasi program studi dapat ditingkatkan.
Sementara itu, Dekan FKUI, Anna Rozaliani, berharap IKN dapat menjadi laboratorium kehidupan bagi pengembangan pendidikan, kesehatan, riset, teknologi, dan inovasi. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan institusi pendidikan baru, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan dimulainya perkuliahan 48 mahasiswa angkatan pertama, Universitas Gunadarma IKN menjadi salah satu langkah awal dalam membangun pusat pendidikan tinggi di Nusantara. Pengembangan program studi dan fasilitas kampus selanjutnya diharapkan dapat memperkuat peran IKN sebagai kawasan yang mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Sumber: detikEdu
