Kadin: Kelas Menengah Tertekan, 33% Warga Tak Tersentuh Bansos

 


JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti tekanan ekonomi yang semakin dirasakan kelompok kelas menengah di tengah meningkatnya kebutuhan hidup. Di sisi lain, sekitar 33% masyarakat disebut tidak tersentuh bantuan sosial (bansos), sehingga memunculkan perhatian terhadap efektivitas penyaluran bantuan pemerintah.

Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kelas menengah memiliki peran penting dalam perekonomian karena menjadi salah satu penopang konsumsi rumah tangga, yang selama ini berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Tekanan ekonomi dapat muncul ketika kenaikan pendapatan tidak sebanding dengan peningkatan pengeluaran untuk kebutuhan pokok, pendidikan, kesehatan, transportasi, dan perumahan. Situasi tersebut berpotensi membuat sebagian keluarga kelas menengah harus mengurangi belanja nonpokok hingga menunda berbagai kebutuhan lainnya.

Berbeda dengan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi sasaran sejumlah program bantuan pemerintah, keluarga kelas menengah umumnya tidak memenuhi kriteria penerima bansos. Akibatnya, ketika pengeluaran meningkat dan kemampuan finansial melemah, mereka berpotensi tidak memperoleh bantuan langsung dari pemerintah.

Persoalan ini menunjukkan pentingnya kebijakan perlindungan sosial yang mampu menjangkau masyarakat berdasarkan kondisi ekonomi dan kerentanan rumah tangga. Penentuan penerima bantuan juga perlu didukung data yang akurat agar program pemerintah tepat sasaran.

Selain memperbaiki penyaluran bansos, penguatan kelas menengah dapat dilakukan melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan pendapatan, pengendalian inflasi, serta perluasan kesempatan usaha. Kebijakan tersebut diperlukan agar masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki ruang untuk menabung dan meningkatkan kesejahteraan.

Bagi dunia usaha, terjaganya daya beli kelas menengah turut memengaruhi permintaan barang dan jasa. Jika kelompok ini terus menahan konsumsi, dampaknya dapat dirasakan oleh pelaku usaha di berbagai sektor, mulai dari perdagangan hingga industri dan layanan.

Karena itu, sorotan Kadin mengenai tekanan kelas menengah dan keterjangkauan bansos menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi perlu diikuti dengan pemerataan manfaat. Pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi tidak hanya mendorong aktivitas usaha, tetapi juga menjaga daya beli serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang rentan mengalami penurunan kesejahteraan.

Sumber: CNN Indonesia





Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler