JAKARTA – Sejumlah perusahaan berhasil meraih Penghargaan Energi Subroto 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Tiga perusahaan yang menjadi sorotan dalam ajang penghargaan tersebut adalah PT Donggi-Senoro LNG, PLN Nusantara Power, dan PT Eco Prima Energi.
Penghargaan Energi Subroto merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap perusahaan, lembaga, dan individu yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia. Penghargaan ini juga menjadi salah satu bentuk pengakuan atas kinerja, inovasi, serta upaya pelaku industri dalam mendukung kemajuan sektor energi nasional.
Penyelenggaraan penghargaan tahun ini kembali menegaskan pentingnya peran berbagai pihak dalam membangun industri energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Perusahaan di sektor energi dituntut tidak hanya menjaga kinerja operasional, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
PT Donggi-Senoro LNG, PLN Nusantara Power, dan PT Eco Prima Energi menjadi bagian dari perusahaan yang memperoleh pengakuan dalam ajang tersebut. Pencapaian ini menunjukkan pentingnya kontribusi dunia usaha dalam mendukung pengelolaan sumber daya energi serta pengembangan industri yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
Penghargaan Energi Subroto sendiri merupakan salah satu penghargaan tertinggi di sektor energi dan sumber daya mineral yang diberikan oleh Kementerian ESDM. Nama penghargaan ini diambil dari Prof. Subroto, tokoh yang pernah menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada periode 1978–1988 serta Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada 1988–1994.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2017, penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi. Ajang ini bertujuan memberikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang telah menunjukkan prestasi dan berkontribusi terhadap kemajuan sektor energi dan sumber daya mineral.
Pada 2026, penilaian Penghargaan Energi Subroto dikembangkan dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada dampak. Aspek penilaian mencakup keunggulan operasional, keberlanjutan dan transisi energi, inovasi dan penciptaan nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, serta partisipasi publik.
Dalam aspek keunggulan operasional, penilaian diarahkan pada pencapaian kinerja di bidang ketenagalistrikan, produksi minyak dan gas bumi, serta kegiatan pertambangan. Sementara itu, kategori keberlanjutan dan transisi energi memberikan perhatian terhadap pengembangan energi terbarukan, upaya dekarbonisasi, serta program pemberdayaan masyarakat dan perlindungan lingkungan.
Selain kedua aspek tersebut, penghargaan juga mendorong perusahaan untuk meningkatkan inovasi teknologi, melakukan transformasi digital, serta mengembangkan kegiatan hilirisasi yang mampu menciptakan nilai tambah. Tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, dan pengembangan sumber daya manusia turut menjadi bagian penting dalam penilaian.
Beragam kategori tersebut mencerminkan upaya pemerintah untuk mendorong industri energi agar semakin kompetitif sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui penghargaan ini, perusahaan diharapkan terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha serta memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya.
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, sektor energi menghadapi tantangan untuk menjaga keandalan pasokan sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Karena itu, inovasi teknologi, efisiensi operasional, dan pengembangan sumber energi yang lebih bersih menjadi faktor penting dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.
Penghargaan Energi Subroto diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelaku industri untuk mempertahankan prestasi dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap pembangunan nasional. Apresiasi tersebut juga menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan adanya penghargaan ini, pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah, badan usaha, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendorong kemajuan sektor energi dan sumber daya mineral. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah untuk mewujudkan industri energi Indonesia yang lebih tangguh, efisien, inovatif, dan berkelanjutan.
Sumber: CNN Indonesia,
