Jakarta – Harga bawang putih kembali mengalami kenaikan di berbagai daerah di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada pekan kedua Juli 2026, harga bawang putih naik di 269 kabupaten/kota, bahkan di sejumlah wilayah harganya telah menembus Rp100 ribu per kilogram.
Kenaikan Terjadi di Ratusan Daerah
BPS menyebut tren kenaikan harga bawang putih semakin meluas dibandingkan periode sebelumnya. Lonjakan harga terjadi di lebih dari separuh wilayah Indonesia yang dipantau, menunjukkan tekanan pada pasokan maupun distribusi komoditas tersebut.
Harga Tertinggi Capai Rp100 Ribu per Kilogram
Di beberapa daerah, harga bawang putih tercatat telah menyentuh Rp100 ribu per kilogram, jauh di atas harga acuan. Kondisi ini membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sementara pelaku usaha kuliner juga menghadapi peningkatan biaya bahan baku.
Pemerintah Diminta Jaga Pasokan
Kenaikan harga bawang putih menjadi perhatian pemerintah karena merupakan salah satu komoditas pangan strategis. Pengendalian pasokan dan kelancaran distribusi dinilai penting agar lonjakan harga tidak berlangsung dalam waktu lama dan tidak memicu tekanan inflasi pangan.
Masyarakat Diminta Waspadai Fluktuasi Harga
Analis memperkirakan harga bawang putih masih berpotensi berfluktuasi dalam beberapa waktu ke depan. Pemerintah diharapkan terus memantau perkembangan harga di pasar serta mengambil langkah stabilisasi apabila diperlukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Sumber: CNN Indonesia