SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan terus melakukan proses identifikasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Dari puluhan kantung jenazah yang telah diterima, sebanyak 7 korban asal Jawa Timur berhasil teridentifikasi.
Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen dr Sumy Hastry Purwanti, menyampaikan bahwa Tim DVI Polda Kalsel telah menerima 42 kantung jenazah korban KM Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 korban telah berhasil diketahui identitasnya.
Dari 20 korban yang telah teridentifikasi, tujuh di antaranya diketahui berasal dari Jawa Timur. Sementara itu, proses identifikasi terhadap korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim DVI.
Sebanyak 22 kantung jenazah yang belum teridentifikasi selanjutnya akan dikirimkan kepada Tim DVI Mabes Polri. Pemeriksaan akan dilakukan lebih lanjut, termasuk melalui metode DNA, untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Proses identifikasi menjadi bagian penting dalam penanganan tragedi KM Virgo. Tim DVI harus mencocokkan berbagai data korban sebelum identitas dinyatakan secara resmi, sehingga jenazah dapat diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Sebelumnya, proses evakuasi korban KM Virgo juga dilakukan secara bertahap. Tim SAR gabungan menemukan korban di sekitar badan kapal yang tenggelam dan mengevakuasinya menggunakan berbagai sarana, termasuk jalur udara menuju Lanud Sjamsudin Noor sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi.
Beberapa korban asal Jawa Timur yang sebelumnya telah teridentifikasi antara lain Nurul Rian Hidayat asal Pamekasan, Deny Ridzal Saputra asal Kediri, Imam Soeparno asal Surabaya, Annas asal Bangkalan, Jumbrik asal Lamongan, serta Reyner Fausta Yosilianto asal Malang. Daftar tersebut tercatat dalam perkembangan identifikasi korban KM Virgo.
Kabar identifikasi korban menjadi informasi penting bagi keluarga yang masih menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya. Dengan proses identifikasi yang terus berjalan, keluarga diharapkan memperoleh kepastian mengenai korban yang ditemukan dalam musibah tersebut.
Sementara itu, tim terkait masih melakukan pencarian dan identifikasi terhadap korban lainnya. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tim DVI dan unsur SAR gabungan.
Sumber: detikJatim