Sekolah Darurat Maumere Tetap Jalankan MBG Pascagempa

 

MAUMERE – Aktivitas belajar mengajar di SMPN 1 Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berlangsung di tengah proses pemulihan setelah gempa. Meski kondisi sekolah masih belum sepenuhnya pulih, para siswa tetap mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 617 siswa menerima MBG saat mengikuti kegiatan belajar di sekolah darurat. Makanan dibagikan kepada para siswa untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan dan asupan gizi selama mereka tetap menjalani aktivitas pendidikan di tengah situasi pascabencana.

Dalam sejumlah foto yang dipublikasikan detikEdu, para siswa terlihat membawa dan menyantap makanan yang telah disiapkan. Kondisi sekolah darurat juga terlihat berbeda dari suasana sekolah pada umumnya. Kegiatan pendidikan harus tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi lingkungan setelah terdampak gempa.

Penyaluran MBG menjadi salah satu perhatian dalam masa pemulihan. Selain memastikan siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran, kebutuhan pangan dan gizi mereka juga perlu diperhatikan selama berada di sekolah darurat.

Meski berada dalam situasi yang tidak ideal, siswa SMPN 1 Maumere tetap mengikuti kegiatan belajar. Pembelajaran berlangsung sambil menunggu kondisi sekolah kembali pulih. Keberadaan sekolah darurat memungkinkan kegiatan pendidikan tetap berjalan sehingga siswa tidak sepenuhnya kehilangan rutinitas belajar setelah bencana.

Program MBG yang tetap diberikan kepada ratusan siswa tersebut juga membantu memenuhi kebutuhan makanan selama kegiatan sekolah. Para siswa mendapatkan makanan dalam wadah khusus yang kemudian dibagikan di lingkungan sekolah darurat.

Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana kegiatan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan siswa tetap diupayakan berjalan bersamaan selama masa pemulihan pascagempa. Sekolah menjadi salah satu ruang penting bagi siswa untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari setelah menghadapi kondisi bencana.

Menurut keterangan yang dipublikasikan detikEdu, 617 siswa SMPN 1 Maumere tercatat sebagai penerima MBG. Kegiatan tersebut berlangsung di sekolah darurat di tengah proses pemulihan pascagempa di Sikka, NTT.

Sumber: detikEdu

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler