Di Pasar Gudang Tigaraksa, harga cabai rawit merah kini mencapai Rp85 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang sebelumnya sekitar Rp40 ribu dan kini mencapai Rp60 ribu per kilogram.
Kenaikan harga mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir. Pedagang menyebut pasokan cabai dari tingkat petani menalami penurunan sehingga harga dari pasar induk ikut meningkat.
Petani Terdampak Kemarau
Kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang disebut pedagang berpengaruh terhadap kondisi pasokan. Cuaca yang terlalu kering membuat tanaman cabai lebih sulit tumbuh dan sebagian tanaman bahkan mengalami kerusakan.
Pedagang cabai di Pasar Gudang Tigaraksa, Soleh, mengatakan pasokan dari wilayah pemasok di Jawa Barat ikut terdampak. Beberapa petani disebut mengalami gagal panen akibat kondisi cuaca.
Menipisnya pasokan tersebut kemudian berdampak pada harga yang harus dibayar pedagang ketika mendapatkan stok dari pasar induk. Kondisi ini akhirnya membuat harga cabai di tingkat konsumen ikut mengalami kenaikan.
Daya Beli Konsumen Menurun
Lonjakan harga cabai turut memengaruhi pola belanja masyarakat. Pedagang mengatakan konsumen mulai mengurangi jumlah cabai yang dibeli ketika harga mengalami kenaikan.
Jika sebelumnya konsumen dapat membeli sekitar satu kilogram, kini sebagian memilih membeli seperempat hingga setengah kilogram untuk menyesuaikan dengan kemampuan belanja.
Kondisi tersebut juga berdampak terhadap omzet pedagang. Soleh menyebut penjualan di kiosnya mengalami penurunan sekitar 30% akibat harga cabai yang semakin tinggi.
Kenaikan harga bukan hanya dirasakan oleh pedagang. Konsumen juga mengeluhkan meningkatnya pengeluaran untuk kebutuhan dapur. Cabai yang merupakan salah satu bahan masakan sehari-hari membuat kenaikan harganya ikut menambah beban belanja rumah tangga.
Pedagang Harap Ada Intervensi
Pedagang berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk membantu menjaga kestabilan harga dan pasokan cabai. Terutama dengan kondisi produksi petani yang terdampak cuaca ekstrem.
Sebelumnya, kenaikan harga cabai juga terlihat di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang. Pada 21 September 2026, harga cabai rawit merah tercatat berada di kisaran Rp65 ribu-Rp70 ribu per kilogram, sementara cabai merah keriting sekitar Rp40 ribu-Rp45 ribu per kilogram. Pedagang ketika itu juga menyebut menipisnya pasokan akibat kemarau panjang sebagai salah satu penyebab kenaikan harga.
Dengan semakin terbatasnya pasokan, harga cabai berpotensi tetap tinggi selama produksi dari sentra pertanian belum kembali normal. Pedagang dan konsumen kini berharap pasokan segera membaik sehingga harga dapat kembali lebih terjangkau.
Sumber: CNN Indonesia