Semeru Erupsi Lagi, Lava Pijar Meluncur Sejauh 1 Km

 

LUMAJANG – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa (13/10/2026). Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut ditandai dengan guguran lava pijar yang meluncur sejauh 1 kilometer ke arah tenggara.

Dikutip dari detikJatim, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan bahwa selain guguran lava pijar, teramati pula tujuh kali letusan dengan tinggi kolom abu berkisar antara 300 hingga 1.000 meter.

Asap letusan berwarna kelabu terlihat membumbung dari kawasan kawah dan bergerak ke arah tenggara, menuju kawasan Besuk Kobokan. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa Gunung Semeru masih mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang perlu diwaspadai.

Liswanto menjelaskan, guguran lava pijar tercatat memiliki jarak luncur sekitar 1.000 meter ke arah tenggara. Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan rawan bencana Semeru.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang ditetapkan petugas dan tidak memasuki kawasan berbahaya di sekitar gunung.

Petugas juga mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak di sepanjang sektor tenggara, khususnya kawasan aliran Besuk Kobokan.

Selain ancaman guguran lava pijar, masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya awan panas guguran (APG) dan banjir lahar hujan. Bahaya tersebut dapat mengancam wilayah di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Warga di sekitar kawasan Semeru diharapkan terus mengikuti informasi resmi dari petugas pengamatan gunung api dan instansi terkait. Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan peringatan serta segera mengikuti arahan petugas apabila kondisi dinyatakan membahayakan.

Aktivitas erupsi yang kembali terjadi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari zona bahaya demi keselamatan bersama.

Sumber: detikJatim 





Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler