Moge Tabrak Pemotor, Lalu Kabur



BANYUWANGI – Insiden kecelakaan yang melibatkan rombongan motor gede (moge) terjadi di Jalan Utama Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jumat (14/8/2026). Seorang pengendara sepeda motor, Ahmad Rizqullah, menjadi korban setelah diduga tersenggol rombongan moge yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di depan Kantor Kecamatan Rogojampi. Saat itu kondisi lalu lintas sedang cukup padat dan banyak kendaraan melintas di jalan tersebut. Situasi semakin ramai karena terdapat anak-anak sekolah yang sedang menyeberang.

Menurut keterangan Rizqullah, kejadian bermula ketika sebuah Harley yang disebut membawa atribut label rokok HS menyalip dari belakang. Beberapa moge lain kemudian mengikuti dari belakang dengan jarak yang berdekatan.

Rizqullah yang berada di tengah kepadatan lalu lintas mengaku kesulitan untuk menepi. Di sisi jalan terdapat kendaraan yang sedang parkir sehingga ruang geraknya terbatas. Ia kemudian sedikit mengambil jalur ke kanan.

Namun, kondisi tersebut justru membuatnya tersenggol oleh salah satu moge.

Jatuh dan Dihantam Moge Lain

Benturan pertama membuat Rizqullah bersama sepeda motornya terjatuh dan terguling di aspal. Dalam kondisi masih berada di jalan, dua moge lain yang berada di belakang disebut tidak sempat mengerem.

Akibatnya, tubuh Rizqullah kembali dihantam kendaraan dari belakang. Salah satu moge menghantam bagian punggung, sedangkan satu lainnya mengenai kaki kanannya.

Benturan tersebut menyebabkan korban mengalami luka cukup serius. Helm yang dikenakannya bahkan dilaporkan pecah akibat kerasnya benturan. Rizqullah juga mengalami pembengkakan pada bagian kepala serta cedera parah pada kaki kanan hingga sulit digerakkan.

Korban Kecewa, Rombongan Disebut Tinggalkan Lokasi

Hal yang membuat korban semakin kecewa bukan hanya luka yang dialaminya, tetapi dugaan sikap rombongan moge setelah kecelakaan.

Rizqullah mengatakan beberapa pengendara sempat berhenti di sekitar lokasi. Namun, ia mengaku tidak mendapatkan pertolongan sebagaimana yang diharapkannya.

Menurut keterangannya, salah satu pengendara bahkan sempat mengatakan “bukan rombongan saya” sebelum kemudian meninggalkan lokasi.

Rizqullah pun akhirnya menyuarakan kejadian tersebut melalui media sosial. Ia berharap pihak yang terlibat menunjukkan iktikad baik dan bertanggung jawab atas insiden yang membuat dirinya mengalami cedera.

Moge Ramai Melintas Menuju Bali

Insiden tersebut terjadi ketika arus rombongan moge di Banyuwangi sedang meningkat. Banyuwangi merupakan salah satu jalur penting bagi kendaraan yang hendak menuju Bali melalui jalur darat.

Rombongan moge yang melintas di kawasan tersebut diduga sedang melakukan perjalanan menuju Pulau Dewata untuk menghadiri Gathering Nasional III (GathNas III) yang dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026.

Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan dan etika berkendara ketika melakukan perjalanan secara berkelompok. Pengendara yang terlibat kecelakaan seharusnya memberikan pertolongan kepada korban dan memastikan penanganan dilakukan dengan baik.

Kasus tersebut juga mendapat perhatian karena menyangkut dugaan tabrak lari. Korban kini berharap ada kejelasan mengenai identitas pengendara yang terlibat serta tanggung jawab terhadap cedera yang dialaminya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konvoi kendaraan dengan kapasitas mesin besar tetap harus mengutamakan keselamatan, menjaga jarak, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Sumber: detikJatim

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler