Harga Sembako Jatim Hari Ini, Cabai Keriting Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

 

Harga kebutuhan pokok atau sembako di Jawa Timur mengalami perubahan pada Jumat (6/11/2026). Sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, terutama cabai merah keriting yang kini menembus Rp50 ribu per kilogram. Kenaikan harga tersebut menjadi perhatian masyarakat karena cabai merupakan salah satu bahan pangan yang banyak digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, kenaikan terjadi pada beberapa komoditas, di antaranya beras medium, minyak goreng curah, minyak goreng kemasan sederhana, susu bubuk, cabai merah keriting, bawang merah, dan garam. Sementara itu, sejumlah bahan pokok lainnya justru mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Cabai merah keriting menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan cukup tinggi. Harganya tercatat naik Rp1.985 menjadi Rp50.994 per kilogram. Selain itu, cabai rawit merah juga masih berada pada harga tinggi, yakni mencapai Rp54.084 per kilogram. Adapun cabai merah besar dijual dengan harga rata-rata Rp35.558 per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat sebesar Rp14.948 per kilogram, sedangkan beras medium mengalami kenaikan menjadi Rp13.078 per kilogram. Gula kristal putih berada di angka Rp17.608 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah dijual Rp20.946 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp21.893 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp19.239 per liter, dan Minyakita Rp15.752 per liter.

Pada kelompok bahan pangan hewani, harga daging sapi paha belakang mencapai Rp135.171 per kilogram. Daging ayam ras dijual Rp34.121 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung berada di angka Rp66.064 per ekor. Untuk telur ayam ras, harga rata-ratanya mencapai Rp23.285 per kilogram dan telur ayam kampung sebesar Rp44.797 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah tercatat Rp28.006 per kilogram dan bawang putih jenis Sinco atau Honan sebesar Rp28.101 per kilogram. Untuk kebutuhan lainnya, garam bata dijual Rp1.882 per buah dan garam halus Rp9.350 per kilogram. Harga gas elpiji ukuran 3 kilogram tercatat sebesar Rp19.982.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Beras premium turun menjadi Rp14.948 per kilogram, gula kristal putih berada di angka Rp17.608 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan premium juga mengalami penurunan. Penurunan turut terjadi pada daging ayam ras dan telur ayam ras. Daging ayam kampung bahkan mengalami penurunan sebesar Rp4.061 menjadi Rp66.064 per ekor.

Perubahan harga kebutuhan pokok tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari ketersediaan pasokan, tingkat permintaan masyarakat, kondisi cuaca, biaya produksi, hingga kelancaran distribusi barang. Gangguan distribusi maupun berkurangnya hasil panen dapat menyebabkan pasokan di pasar menurun sehingga harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok sebelum berbelanja agar dapat menyesuaikan pengeluaran rumah tangga. Perlu diketahui, angka tersebut merupakan harga rata-rata tingkat Jawa Timur sehingga harga di setiap daerah maupun pasar tradisional dapat berbeda sesuai kondisi pasokan dan permintaan setempat.

Sumber: detikJatim






Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler